Hujan

Hujan, Engkau turun membasahi bumi,
Menyirami lahan-lahan kering.
Hujan, Engkau pembersih dunia,
Yang kotor akibat ulah makhluk bumi.

Hujan, Kedatanganmu menggembirakan bocah-bocah miskin,
Yang bermain sampai engkau berhenti turun.
Hujan, Engkaupun sebagai penyelamat petani kecil,
Yang sawahnya tak mendapatkan akses air. Namun,

Hujan, suaramu yang terdengar di atas genteng,
Mengganggu kenyamanan sang penguasa yang zalim.
Hujan, Kehadiranmu di bumi,
Membuat resah para pemimpin yang menindas.

Si miskinpun jadi korbannya,
Yang membuat rumah si miskin menjadi tenggelam.
Bukan karena kemunculanmu,
Tetapi, akibat keserakahan bangunan kota yang megah.